Menanam tanaman herbal obat, jika Anda melewati tiga rintangan ini, Anda dapat menantikan panen yang melimpah.
所属分类:
Release time:2023-01-02
Source:
Author:
Dalam proses jangka panjang budidaya tanaman obat, kita sering menghadapi tiga tantangan utama: akses pasar, kemunculan bibit, dan penyiangan. Jika kita dapat mengatasi ketiga tantangan utama ini, produksi tanaman obat kita akan terjamin.
Dalam proses jangka panjang budidaya tanaman obat, kita sering menghadapi tiga tantangan utama: akses pasar, kemunculan bibit, dan penyiangan. Jika kita dapat mengatasi ketiga tantangan utama ini, produksi tanaman obat kita akan terjamin.
Tantangan Pertama: Akses Pasar
Kondisi pasar merupakan bagian penting untuk memperoleh pengembalian yang baik dalam produksi tanaman obat. Hanya dengan kondisi pasar yang baik, budidaya tanaman obat kita dapat mencapai pengembalian yang menguntungkan. Bagaimana caranya agar tanaman obat yang kita budidayakan dapat terjual dengan harga yang baik? Hal ini menuntut kita untuk secara ilmiah memprediksi varietas tanaman obat yang akan kita tanam! Bagaimana cara memprediksi secara ilmiah kondisi pasar untuk tanaman obat? Ini memerlukan kita untuk melakukan penelitian menyeluruh mengenai permintaan, persediaan, dan perkembangan produksi tanaman obat yang kita tanam, serta sebisa mungkin memilih varietas yang memiliki persediaan rendah, produksi menurun, permintaan pasar tinggi, dan tren yang meningkat untuk dibudidayakan. Namun, kondisi pasar senantiasa berubah, dan situasi "penawaran tidak memenuhi permintaan" sulit dipahami, sehingga kita perlu melakukan upaya besar, melakukan lebih banyak investigasi, konsultasi, dan penelitian, serta membuat penilaian yang akurat terhadap tren pasar dari varietas tanaman obat yang kita tanam. Hanya dengan cara inilah kita dapat memilih varietas tanaman obat yang memiliki kondisi pasar yang baik.

Tantangan Kedua: Munculnya Bibit
Dalam produksi tanaman obat kami, munculnya bibit dan kualitas bibit tersebut juga sangat penting. Mengapa demikian? Karena sebagian besar tanaman obat tidak tumbuh seperti tanaman konvensional, seperti jagung, gandum, padi, kapas, dan rapeseed, yang memiliki pertumbuhan cepat dan kemampuan kuat untuk menembus tanah. Sebagian besar biji tanaman obat relatif kecil, memiliki daya pecah tanah yang lemah, dan membutuhkan waktu lama untuk tumbuh. Sebagai contoh, varietas seperti Platycodon grandiflorum, Bupleurum, dan Angelica dahurica memerlukan waktu 15-20 hari untuk tumbuh meskipun berada dalam kondisi suhu dan kelembapan yang sesuai. Oleh karena itu, jika kita tidak dapat menjaga kelembapan yang cukup dalam jangka waktu yang cukup lama, akan sangat sulit bagi tanaman obat ini untuk tumbuh. Hal ini mengharuskan kita untuk mengambil langkah-langkah perlindungan, seperti menggunakan jerami tanaman atau film plastik untuk menutupi tanah guna memastikan kelembapan, yang bermanfaat bagi proses tumbuhnya bibit. Hanya ketika tanaman obat yang kita tanam memiliki pertumbuhan yang lengkap dan baik, barulah kita dapat memastikan hasil panen yang melimpah serta pada akhirnya menjamin keberhasilan produksi tanaman obat tersebut.
Tantangan Ketiga: Penyiangan
Produksi tanaman obat merupakan industri yang padat karya, terutama dalam penyiangan di lahan tanaman obat, yang memang merepotkan dan membutuhkan banyak tenaga. Dengan sedikit kelalaian, tanaman obat yang ditanam bisa "dimakan" oleh gulma, sehingga mengakibatkan kegagalan produksi tanaman obat. Apa penyebabnya? Hal ini karena banyak tanaman obat merupakan tanaman tahunan, bijinya berukuran kecil, dan proses tumbuhnya secara alami sulit, serta pertumbuhan mereka sangat lambat selama tiga bulan pertama. Bagaimana mungkin mereka dapat bersaing dengan gulma yang tumbuh begitu cepat? Oleh karena itu, jika kita terlambat melakukan penyiangan, ada kemungkinan bibit tanaman obat akan tertinggal jauh oleh gulma, yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan produksi tanaman obat. Terutama dalam produksi tanaman obat skala besar, penyiangan merupakan tantangan yang sangat penting. Untungnya, kami telah mengembangkan herbisida khusus untuk lahan tanaman obat serta meneliti serangkaian teknologi penyiangan kimia baru yang lengkap untuk lahan tanaman obat, yang dapat secara signifikan mengurangi intensitas tenaga kerja dalam penyiangan dan meningkatkan efisiensi penyiangan di lahan tanaman obat secara nyata.
Dengan mengatasi akses pasar, tanaman herbal kami dapat mengikuti tren pasar yang baik dan terjual dengan harga yang menguntungkan; dengan mengatasi kemunculan bibit dan penyiangan, tanaman herbal kami akan menghasilkan panen yang melimpah. Kondisi pasar yang baik dikombinasikan dengan hasil panen yang baik akan menghasilkan imbal hasil yang menguntungkan dalam produksi tanaman herbal kami, yang pada akhirnya membawa produksi tanaman herbal kami menuju kesuksesan.
Dokumen terkait
Informasi Terkait